Produksi Bakso Dalam Perspektif Produksi Islam (Studi Pada Pedagang Bakso Desa Tawang Kecamatan Wates)

Inayati, Nur (2018) Produksi Bakso Dalam Perspektif Produksi Islam (Studi Pada Pedagang Bakso Desa Tawang Kecamatan Wates). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931311314-Pra-BAB.pdf

Download (813kB)
[img] Text
931311314-bab1.pdf

Download (392kB)
[img] Text
931311314-bab2.pdf

Download (562kB)
[img] Text
931311314-bab3.pdf

Download (110kB)
[img] Text
931311314-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (253kB)
[img] Text
931311314-bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (304kB)
[img] Text
931311314bab6.pdf

Download (87kB)
[img] Text
931311314-DaftarPustaka.pdf

Download (197kB)
[img] Text
931311314-lampiran.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (550kB)

Abstract

Bakso adalah produk daging yang banyak dikonsumsi dan merupakan bahan pangan yang sangat populer di kalangan masyarakat. Maka tidak heran jika bakso selain diolah untuk kebutuhan pribadi juga diolah guna menambah nilai ekonomis melalui serangkaian proses produksi. Mengingat pentingnya kedudukan produksi dalam menghasilkan sumber-sumber kekayaan, maka perlunya sebuah produksi Islam yang menjadi rujukan manusia dalam beraktifitas, khususnya aktifitas produksi. Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui bagaimana produksi bakso pada pedagang bakso Desa Tawang dan bagaimana produksi bakso pada pedagang bakso Desa Tawang dalam perspektif produksi Islam. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Yaitu menceritakan apa adanya tentang tempat tertentu dan mendalam. Sedangkan jenis penelitian yang digunakan adalah studi kasus. Yaitu penelitian yang diarahkan untuk menghimpun data guna memperoleh pemahaman yang bersifat khusus dari studi kasus tersebut. Kemudian metode pengumpulan datanya menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, produksi bakso pada pedagang bakso Desa Tawang terdiri dari beberapa tahapan yaitu, membeli bahan, menggilingkan daging, pencetakan bakso, dan penjualan bakso kepada konsumen. Dalam kaitannya dengan produksi Islam, maka produksi bakso yang dilakukan oleh pedagang bakso Desa Tawang tidak sesuai dengan produksi Islam. Karena dalam praktiknya pedagang bakso mencampurkan aneka zat kimia berbahaya pada olahan bakso. Hal ini dilakukan karena pedagang bakso tidak mengetahui hal yang membahayakan dari zat kimia yang dicampurkan dan tidak mengetahui olahan makanan yang sehat. Selain itu yang menjadi pemicu utama dalam pencampuran zat kimia adalah keuntungan berlipat. Padahal didalam produksi Islam suatu kegiatan produksi harus memberikan manfaat bagi semua pihak yang terlibat. Sedangkan produksi bakso yang dilakukan oleh pedagang bakso Desa Tawang hanya mementingkan untung berlipat tanpa memperhatikan bahaya yang ditimbulkan bagi kesehatan konsumen atas hasil produksinya. Selain itu modal yang digunakan dalam produksi bakso merupakan modal meminjam dari lembaga konvensional. Sehingga adanya tambahan dalam jumlah pengembalian. Padahal di dalam produksi Islam, kegiatan produksi harus dari sumber-sumber yang diperbolehkan syariah yaitu bebas dari unsur riba.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management > 150311 Organisational Behaviour
15 COMMERCE, MANAGEMENT, TOURISM AND SERVICES > 1503 Business and Management > 150313 Quality Management
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis > Jurusan Ekonomi Syariah
Depositing User: Operator Repository
Date Deposited: 03 Oct 2019 02:50
Last Modified: 03 Oct 2019 02:50
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/720

Actions (login required)

View Item View Item