Makna Ritual Tahlil Kubro di Pemakaman Umum Dusun Tanjung Desa Ngablak Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri

Hadi, Jauzin Azmirul (2013) Makna Ritual Tahlil Kubro di Pemakaman Umum Dusun Tanjung Desa Ngablak Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
931100808-prabab.pdf

Download (95kB)
[img] Text
931100808-bab1.pdf

Download (76kB)
[img] Text
931100808-bab2.pdf

Download (132kB)
[img] Text
931100808-bab3.pdf

Download (51kB)
[img] Text
931100808-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (163kB)
[img] Text
931100808-bab5.pdf
Restricted to Registered users only

Download (58kB)
[img] Text
931100808-bab6.pdf

Download (32kB)
[img] Text
931100808-dafpus.pdf

Download (30kB)

Abstract

Makna adalah suatu bentuk kebahasaan yang harus dianalisis dalam batas-batas unsur-unsur penting situasi di mana penutur mengujarnya. Sehingga kita mengetahui arti dan maksud dari apa yang disampaikan objek. Ritual merupakan teknik (cara atau metode) membuat suatu adat kebiasaan menjadi suci. Ritual merupakan wujud untuk mendekatkan diri dengan yang memiliki kekuatan absolut. Ritus religius merupakan salah satu bagian dari sistem nilai budaya suatu masyarakat yang memiliki berbagai fungsi, baik dalam kerangka pemenuhan kebutuhan dasar individual, maupun dalam kerangka pemenuhan hubungan masyarakat atau struktur sosial. Tahlil berasal dari kata hallala-yuhallilu-tahlilan yang artinya membaca kalimat la ilaha illallah: tiada Tuhan selain Allah. Jadi yang dimaksud dengan tahlil di sini adalah membaca serangkaian surat-surat Al-Qur’an, ayat-ayat pilihan, tahlil, tahmid dan kalimat-kalimat zikir pilihan dengan meniatkan pahalanya untuk kita dan arwah leluhur serta ditutup dengan do’a. adapun tahlil kubro yaitu pembacaan serangkaian kalimat tahlil secara bersama-sama dan diadakan di suatu tempat tertentu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan jenis penelitian lapangan (field research). Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Metode analisa data yang digunakan adalah metode induktif dan deduktif. Hasil penelitian diperoleh bahwa latar belakang atau sejarah munculnya tahlil kubro yaitu, untuk mengubah kebiasaan lama masyarakat Dusun Tanjung, datang ke makam hanya untuk tabur bunga saja dan ritual tahlil kubro ditujukan untuk merangsang masyarakat Dusun Tanjung, agar mau mengikuti kegiatan religi dan mendalami ajaran agama Islam. Motivasi para jama’ah di antaranya untuk mendekatkan diri kepada Allah, kemauan dari hati nurani, mencari kemaslahan dunia dan akhirat. Hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi semua pihak. Sehingga pelaksanaan ritual tahlil kubro ini dapat terus berjalan dan berkembang seiring dengan berkembanganya zaman, dengan melihat betapa besar fungsi dan manfaat pelaksanaan ritual ini dalam kehidupan masyarakat, selama ritual tersebut tidak menyimpang atau bertentangan dengan ajaran agama yang telah ada.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220406 Studies in Eastern Religious Traditions
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Studi Agama-agama
Depositing User: Operator Repository
Date Deposited: 19 Aug 2019 09:01
Last Modified: 19 Aug 2019 09:01
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/580

Actions (login required)

View Item View Item