Artikulasi Politik Islam di Indonesia Pasca Orde Baru (Kajian Terhadap Pemikiran Islam Tradisionalis)

Fatimah, Risda (2013) Artikulasi Politik Islam di Indonesia Pasca Orde Baru (Kajian Terhadap Pemikiran Islam Tradisionalis). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
901300909-prabab.pdf

Download (92kB)
[img] Text
901300909-bab1.pdf

Download (102kB)
[img] Text
901300909-bab2.pdf

Download (155kB)
[img] Text
901300909-bab3.pdf
Restricted to Registered users only

Download (105kB)
[img] Text
901300909-bab4.pdf
Restricted to Registered users only

Download (119kB)
[img] Text
901300909-bab5.pdf

Download (31kB)
[img] Text
901300909-dafpus.pdf

Download (37kB)

Abstract

Kehidupan politik Indonesia sejak kemerdekaan hingga saat ini, terus mengalami pergolakan dan perkembangan, baik dalam hal pemikiran maupun aksi politik. Tetapi, politik Indonesia semakin berkembang setelah pemerintahan Orde Baru berakhir. Hal itu dikarenakan kebebasan berpendapat dan politik yang demokratis mulai diwujudkan di Indonesia. berbagai unsur dalam masyarakat Indonesia turut berpartisipasi dalam mengembangkan politik Indonesia, baik dalam wujud pemikiran maupun aksi praktis. Begitu juga Islam tradisionalis yang merupakan salah satu unsur yang memiliki anggota yang sangat banyak. Penelitian ini dilakukan dengan tiga tujuan. Pertama, untuk mendeskripsikan secara lebih dalam situasi dan kondisi politik di Indonesia pasca Orde Baru. Kedua, untuk mendeskripsikan sejarah dan perkembangan Islam Tradisionalis di Indonesia. Ketiga, untuk mendeskripsikan dan menganalisa tentang artikulasi politik Islam Tradisionalis di Indonesia pasca Orde Baru. Penelitian ini menggunakan library research (penelitian kepustakaan) sebagai jenis penelitian yang dilakukan. Sedangkan, pendekatan yang dipilih adalah pendekatan kualitatif. Data-data yang digunakan untuk mengkaji objek penelitian, diambil dari buku-buku, jurnal, artikel, internet, dan lain sebagainya yang terbagi menjadi sumber data primer dan sekunder. Pengumpulan data dilakukan dengan metode dokumentasi. Dalam proses analisis, teori kritis digunakan untuk menganalisis temuan-temuan penelitian mengenai politik Islam tradisionalis di Indonesia pasca Orde baru, agar data yang ditemukan dapat dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa politik Indonesia pasca Orde Baru mengalami beberapa perubahan, terutama pada sistem politik yang sebelumnya cenderung otoriter menjadi lebih demokratis. Berbagai unsur masyarakat turut berpartisipasi dalam politik Indonesia, salah satunya Islam tradisionalis. Islam tradisionalis merupakan organisasi keagamaan yang sejak berdirinya terus menunjukkan peran-perannya dalam politik Indonesia. walaupun setelah memutuskan kembali ke khittah pada tahun 1984, Islam tradisionalis masih tetap menunjukkan peranan politiknya. Corak pemikiran politik Islam tradisionalis pasca Orde Baru memiliki dua kutub pemikiran, yaitu akomodatif dan radikal. Sikap akomodatif terlihat dari respon-respon progresif yang ditunjukkan untuk menyikapi persoalan-persoalan politik yang ada. Sementara sikap radikal lebih dimaksudkan untuk mempertahankan tradisi keagamaan yang berdasar pada empat madzhab fiqh.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220405 Religion and Society
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Studi Agama-agama
Depositing User: Muh Hamim
Date Deposited: 19 Aug 2019 08:49
Last Modified: 19 Aug 2019 08:49
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/577

Actions (login required)

View Item View Item