Kepemimpinan dalam al-Qur’an dan Relevansinya dengan negara Kajian Tematik

Hasanah, Siti Robiatul (2017) Kepemimpinan dalam al-Qur’an dan Relevansinya dengan negara Kajian Tematik. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
COVER_PRA BAB.pdf

Download (2MB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (708kB)
[img] Text
BAB II.pdf

Download (809kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Registered users only

Download (835kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (899kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (290kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (405kB)

Abstract

Seorang pemimpin memiliki peran yang sangat penting bagi kehidupan manusia di bumi ini. Tanpa adanya seorang pemimpin kestabiliatan dalam suatu kelompok akan menjadi lemah dan mudah terombang-ambing oleh kekuatan dari luar. Negara Negara adalah organisasi dalam suatu wilayah yang mempunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyat. Kelompok sosial yang menduduki wilayah atau daerah tertentu yang diorganisir dibawah lembaga politik dan pemerintahan yang efektif, mempunyai kesatuan politik dan berdaulat sehingga berhak menentukan tujuan nasionalnya. Menurut Soekarno, seorang ahli hukum tata negara, negara merupakan organisasi masyarakat yang mempunyai daerah atau teritoir tertentu dimana kekuasaan negara berlaku sepenuhnya. Penelitian kajian kepustakaan ini dilakukan dengan cara dokumentasi, yaitu mengumpulkan data dengan cara mencari dan membaca serta menelaah data kualitatif yang sesuai dengan tema dari sumber primer dan sekunder yang telah ditentukan dari karya pustaka untuk selanjutkan dikumpulkan menjadi satu. Data yang telah terkumpul kemudian dianalisisa dengan metode deskriptif-analisis. Argumen-argunen dirangkai serta runtut dan ditata serta berkesinambungan dan mempunyai rujukan yang jelas sehingga dapat dipertanggung jawabkan dan dapat dinilai sebagai karya ilmiah. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa dalam al-Qur’an dijelaskan syarat untuk menjadi pemimpin haruslah adil( Qs.al-Maidah: 8,42, al-A’raf: 29, an-Nisa>: 58,135,129, asy syura: 15, al- hujarat: 9, an-Nahl; 90), amanah (al-Baqarah: 283, ali- Imran: 76, an-Nisa>: 58al- Ahzab: 79, al-Mu’minun: 8, al-Anfal: 27, al-A’raf 79, al-Ma’arij: 32, musyawarah (ali Imra>n:159,asy Syura’: 38), syarat pemimpin (Qs. ali-Imra>n: 28, Qs. an-Ni>sa: 144, Qs. alMa>idah: 51). Syarat-syarat tersebut juga merupakan syarat untuk menjadi pemimpin pada umunya, baik itu di negara Indonesia maupun di luar negeri. Indonesia termasuk dalam kategori negara sekuler dikarenakan bila dilihat dari dasar Negara atau konstitusinya bukan dilandaskan pada agama tertentu. Sehingga minoritas agama negara tersebut memiliki peluang untuk menjadi pemimpin. Dan hingga saat ini belum ada negara sekuler yang benarbenar secara mutlak melaksanakan aturan sekulernya, hal tersebut dikarenakan negara akan dipengaruhi oleh mayoritas agama pendudukya

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2204 Religion and Religious Studies > 220405 Religion and Society
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Ilmu Hadits
Depositing User: Operator Repository
Date Deposited: 13 Jun 2019 04:22
Last Modified: 13 Jun 2019 04:22
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/433

Actions (login required)

View Item View Item