Studi Komparasi Pemikiran Muhammad Syakir Dan Umar Bin Ahmad Baraja Tentang Pembentukan Akhlak Anak Serta Implikasinya Dalam Pendidikan Agama Islam Di Indonesia

Sya’roni, Abdul Wahab (2017) Studi Komparasi Pemikiran Muhammad Syakir Dan Umar Bin Ahmad Baraja Tentang Pembentukan Akhlak Anak Serta Implikasinya Dalam Pendidikan Agama Islam Di Indonesia. Masters thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
HALAMAN DEPAN TESIS SYA'RONI.pdf

Download (952kB)
[img] Text
BAB I TESIS.pdf

Download (666kB)
[img] Text
BAB II TESIS.pdf

Download (1MB)
[img] Text
BAB III TESIS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB IV TESIS.pdf
Restricted to Registered users only

Download (1MB)
[img] Text
BAB V TESIS.pdf

Download (380kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (427kB)

Abstract

Persoalan akhlak menjadi topik penting dalam setiap kehidupan manusia. Para ahli ilmu sosial, sampai sekarang sependapat bahwa kualitas manusia tidak dapat diukur hanya dari keunggulan keilmuan dan keahlian semata, tetapi juga diukur dari kualitas akhlak. Ketinggian ilmu tanpa dibarengi dengan akhlak mulia akan menjadi sesuatu yang sia-sia. Ilmu tanpa akhlak dapat membawa kepada kehancuran. Untuk itu peneliti melakukan kajian terhadap pemikiran dua tokoh Islam Muhammad Syakir sebagai representasi pemikir Timur Tengah dan Umar Bin Ahmad Baraja sebagai ulama Indonesia. Fokus pembahasan dirumuskan dalam pokok masalah sebagai berikut: 1) Bagaimana pola pendidikan akhlak perspektif Muhammad Syakir dan Umar bin Ahmad Baraja? 2) Bagaimana implementasi pendidikan akhlak Muhammad Syakir dan Umar bin Ahmad Baraja terhadap Pendidikan Agama Islam? 2) Bagaimana implikasi pendidikan akhlak Muhammad Syakir dan Umar bin Ahmad Baraja dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia? Metode penulisannya yaitu: deskeriptif analisis, melalui jenis penelitian studi pustaka. Dengan teknik deduksi, teknik induksi, dan teknik content analisis. Penulis menggunakan sumber utama Was{o>ya Al-Aba>’ Lil Abna>’ dan Al-Akhlāq Lil Banīn Al-Akhlāq Lil Banāt, dan sumber-sumber lainnya yang relevan dengan tema kajian ini. Metode pendidikan akhlak dalam kitab Was{o>ya Al-Aba>’ Lil Abna>’ meliputi: metode nasehat, metode belajar kelompok, metode kisah, metode pembiasaan, metode muhasabah (introspeksi), metode targhîb dan tarhîb, metode tanya jawab. Metode pendidikan akhlak dalam kitab al-akhlāq lil banīn dan al-akhlāq lil banāt meliputi: metode kisah, metode pembiasaan, metode keteladanan, metode ibrah dan mau‘izhah (nasehat), metode targhîb wa tarhîb. Hasil penelitian tesis ini, yaitu: 1) Pola pendidikan akhlak Muhammad Syakir, berupa nasehat, karena merupakan bekal yang dibutuhkan oleh setiap orang dalam menjalani kehidupannya. Umar Bin Ahmad Bārajā, menekankanpembentukan akhlak sejak dini agar anak dalam kehidupannya nanti dicintai masyarakat, diridhai tuhannya dan dicintai keluarganya, sehingga dapat hidup dalam kebahagiaan. 2). Implementasi pendidikan akhlak mengarahkan pendidikan yang bervisi penegakan moral, materi yang diberikan sesungguhnya berkaitan dengan akhlak terhadap Allah SWT, akhlak terhadap sesama dan diri sendiri serta akhlak terhadap alam. 3). Implikasi Pendidikan Akhlak dalam pengembangan pendidikan Islam di Indonesia pengaplikasian kehidupan sehari-hari melalui beberapa tahapan yaitu aktualitas akhlak dalam pembelajaran pendidikan Islam, pendidikan akhlak dapat mengatasi krisis akhlak di kalangan peserta didik, dan komunikasi guru kepada peserta didik dalam proses mentransfer keilmuan yang tetap menjaga sopan santun atau akhlakul karimah, pendidikan agama dan akhlak dalam mewarnai pendidikan nasional.

Item Type: Thesis (Masters)
Subjects: 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130302 Comparative and Cross-Cultural Education
Divisions: Program Pascasarjana > Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Muhamad Hamim
Date Deposited: 10 Apr 2019 06:45
Last Modified: 10 Apr 2019 06:45
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/308

Actions (login required)

View Item View Item