Eksistensi Wahidiyah di Era Modern (Studi Kasus Pengamal Wahidiyah di Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri)

Al Husaini, M. Abdul Jalil (2019) Eksistensi Wahidiyah di Era Modern (Studi Kasus Pengamal Wahidiyah di Desa Sukoanyar Kecamatan Mojo Kabupaten Kediri). Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
933111013 prabab.pdf

Download (357kB)
[img] Text
933111013 BAB I.pdf

Download (150kB)
[img] Text
933111013 BAB II.pdf

Download (323kB)
[img] Text
933111013 BAB III.pdf

Download (164kB)
[img] Text
933111013 BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (229kB)
[img] Text
933111013 BAB V.pdf
Restricted to Registered users only

Download (285kB)
[img] Text
933111013 BAB VI.pdf

Download (111kB)
[img] Text
933111013 Daftar Pustaka.pdf

Download (114kB)
[img] Text
933111013 Lampiran.pdf
Restricted to Registered users only

Download (2MB)

Abstract

Di era modern, di tengah-tengah pesatnya laju perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan industri manusia cenderung mengabaikan nilai-nilai Ilahi yang ada dalam hidupnya. Namun berbeda halnya dengan Wahidiyah yang mampu menjaga eksistensinya. Penelitian ini bermaksud untuk menjelaskan eksistensi Wahidiyah di era modern (studi kasus pengamal Wahidiyah di Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri). Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan fenomenologi. Kehadiran peneliti di sini bertindak sebagai pengamat sekaligus pengumpul data. Lokasi penelitian difokuskan di Desa Sukoanyar, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Sumber data dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Sedangkan teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data yang digunakan melalui beberapa tahap yakni analisis pengumpulan fakta, penentuan ciri-ciri umum serta sistem verifikasi. Hasil penelitian ini, mengungkapkan bahwa (1) Wahidiyah masuk ke Desa Sukoanyar karena adanya seseorang yang masih mempunyai hubungan keluarga dengan muallifnya (K.H. Abdoel Madjid Ma’roef) , dibawa dan diajarkan langsung oleh beliau sekitar tahun 1964. Selain sholawat, Wahidiyah juga mempunyai beberapa ajaran pokok, yakni Lillah-Billah, Lirrasul-Birrasul, Lilghauts-Bilghauts, Yu’ti Kulladzi Haqqin Haqqah, dan Taqdimul Aham Fal Aham Tsummal Anfa’ Fal Anfa’. (2) Wahidiyah di Desa Sukoanyar tetap terjaga eksistensinya karena beberapa faktor, yaitu Manfaat yang dirasakan oleh pengamal Wahidiyah ketika dan setelah mengamalkan Sholawat Wahidiyah, Ikatan spiritual dan kekerabatan antar pengamal Wahidiyah, Ekonomi yang maju dengan adanya aliran dana box dan koperasi Wahidiyah, Pendidikan yang maju dengan adanya sekolah-sekolah Wahidiyah mulai dari Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP), Legalitas dari pemerintah, dan Upaya-upaya yang dilakukan Pengurus Perjuangan Wahidiyah Kecamatan Mojo dalam menjaga eksistensi Wahidiyah di Desa Sukoanyar.

Item Type: Thesis (Skripsi, Tesis, Disertasi) (Undergraduate (S1))
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES (Filosofi dan Studi Agama) > 2204 Religion and Religious Studies (Agama dan Studi Agama) > 220405 Religion and Society
Divisions: Fakultas Ushuluddin > Jurusan Studi Agama-agama
Depositing User: Muh Hamim
Date Deposited: 11 Jan 2021 02:20
Last Modified: 11 Jan 2021 02:20
URI: https://etheses.iainkediri.ac.id:80/id/eprint/1983

Actions (login required)

View Item View Item