Studi Komparasi Kejenuhan Belajar Antara Siswa Agama Tahfidz (AGT) Dan Agama Reguler (AGR) Kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Nganjuk

ANGGRAINI, DWI (2017) Studi Komparasi Kejenuhan Belajar Antara Siswa Agama Tahfidz (AGT) Dan Agama Reguler (AGR) Kelas X Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Nganjuk. Undergraduate (S1) thesis, IAIN Kediri.

[img] Text
COVER_DAFTAR ISI.pdf

Download (5MB)
[img] Text
BAB I-PENDAHULUAN.pdf

Download (56kB)
[img] Text
BAB II-LANDASAN TEORI.pdf

Download (73kB)
[img] Text
BAB III-METODE PENELITIAN.pdf

Download (40kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Registered users only

Download (418kB)
[img] Text
BAB V-PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (28kB)
[img] Text
BAB VI-PENUTUP.pdf

Download (18kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (25kB)
[img] Text
DAFTAR RIWAYAT HIDUP_LAMPIRAN.pdf
Restricted to Registered users only

Download (90kB)

Abstract

Seringkali aktivitas belajar yang padat serta banyaknya tugas dari sekolah membuat siswa merasa lelah sehingga mengalami kejenuhan dalam belajarnya. MAN Nganjuk sebagai madrasah yang mempunyai program Kelas AGT atau agama tahfidz, yakni kelas bagi para calon penghafal al-Qur’an menjadi sudut yang menarik untuk diteliti. Untuk itu peneliti membandingkan kejenuhan belajar yang dialami oleh siswa AGT dengan AGR yang memiliki program satu hari khatam, dengan rumusan masalah 1) Bagaimana tingkat kejenuhan belajar siswa kelas X AGT Madrasah Aliyah Negeri Nganjuk? 2) Bagaimana tingkat kejenuhan belajar siswa kelas X AGR Madrasah Aliyah Negeri Nganjuk? 3) Adakah perbedaan kejenuhan belajar antara siswa AGT dan AGR. Di mana penelitian ini bertujuan untuk menguji teori COR dari Hobfoll. Peneliti menggunakan mixed method, dengan menyebarkan angket dan mengadakan wawancara terhadap 34 siswa AGT dan 40 siswa AGR. Adapun dalam menganalisis data peneliti menggunakan rumus dari Mann Whitney U-Test karena data tidak berdistribusi normal. Pada penelitian ini didapatkan angka Sig. (2-tailed) 0,000 yang lebih kecil dari 0,05 artinya adalah tolak Ho dan terima Ha maka, terdapat perbedaan kejenuhan belajar anatara siswa AGT dengan AGR, dimana tingkat kejenuhan siswa AGT lebih tinggi dari pada siswa AGR. Dengan pedoman true score, kelas AGT berada pada kategori sedang dengan mean sebesar 38,91 dan kelas AGR menempati kategori rendah dengan mean sebesar 29,95.

Item Type: Thesis (Undergraduate (S1))
Subjects: 13 EDUCATION > 1303 Specialist Studies In Education > 130302 Comparative and Cross-Cultural Education
Divisions: Fakultas Tarbiyah > Jurusan Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Muhamad Hamim
Date Deposited: 07 Feb 2019 07:22
Last Modified: 07 Feb 2019 07:22
URI: http://etheses.iainkediri.ac.id/id/eprint/138

Actions (login required)

View Item View Item